Strategi melawan Pandemi Covid-19 yang cepat dan efektif

Strategi melawan Pandemi Covid-19 yang cepat dan efektif
Strategi melawan Pandemi Covid-19 yang cepat dan efektif
Quote Amor - Kehadiran Covid-19 menyita perhatian dunia, bahkan mengancam populasi  manusia di dunia. Kenapa tidak, karena penyebarannya sangat cepat dan mematikan. Awalnya virus corona ini menyerang penduduk Cina di Wuhan, dan sekarang sudah menyebar ke seluruh dunia. Bahkan data terbaru, dilansir dari katadata.co.id (31/3), kasus Covid-19 yang terbanyak sekarang terdapat di Amerika dan Italia.

Kita pun diminta untuk menjaga social distance dan menghindari keramaian sebagai strategi untuk memutus rantai penyebaran virus yang mematikan ini. Saya yakin kita pun sudah mengikuti arahan pemerintah ini, dengan tetap berada di rumah masing-masing. Namun sangat disayangan kalau masih ada yang tidak peduli para arahan tersebut. 

Arahan Pemerintah ini tentunya untuk kebaikan kita sendiri dan juga untuk kebaikan bersama. Memang tinggal di rumah itu membosankan tetapi hal tersebut bukan berarti tidak bisa berbuat apa-apa. Kita masih bisa melakukan pekerjaan kita dari Rumah melalui sarana teknologi yang sudah semakin canggih. Bahkan Gereja sudah mendukung usaha pemerintah ini dengan melaksanakan perayaan Ekaristi secara online.

Baca juga: 
Menurut saya, pilihan Gereja ini tentunya tidaklah mudah, tetapi Gereja menyadari bahwa pilihan tersebut menjadi pertimbangan khusus untuk mencegah penyebaran virus corona yang semakin meluas.

Tentu menjalankan pekerjaan di rumah saja, bukanlah hal yang mudah. Kita harus mampu mengatur waktu dengan baik, menghindari bermalas-malasan. Apalagi kalau kita biasanya sering berjumpa dengan banyak orang, sibuk dengan aktivitas di luar rumah. Mungkin kita menjadi terasa membosankan karena selalu berada di rumah. 

Namun semua langkah itu harus ditempuh untuk memutus rantai penyebaran virus corona secara cepat dan efektif. Karena kita semua pasti mengharapkan Pandemi Covid-19 ini cepat berlalu. Sementara di luar sana, melalui media, kita menyaksikan virus corona ini telah memakan korban ribuan orang.  Kita pun merasa empati dengan korban yang terus berjatuhan, sembari mawas diri agar Covid-19 dijauhkan dari diri kita. 

Mungkin kita merasa takut kalau membayangkan semuanya itu, lebih lagi kalau kita menyaksikan korban virus corona ini, yang dibiarkan tergeletak begitu saja di tengah jalan, atau di trotor. Ya, memang sedih dan memprihatinkan tetapi perlu dipahami juga, orang tidak langsung membantu karena mempertimbangkan efek penyebarannya. Nah, hal yang bisa kita lakukan adalah mengikuti arahan pemerintah serta memberikan bantuan semampu kita sehingga wabah Covid-19 ini cepat berlalu.

Sementara, di sisi lain, para medis berjuang dengan sepenuh hati untuk melawan penyebaran virus corona ini. Mereka rela tidak pulang ke rumah dan bertemu dengan keluarganya, bahkan tak peduli lagi pada diri mereka sendiri. Totalitas pelayanan para medis memberikan keyakinan dan optimisme kepada kita bahwa wabah covid-19 akan segera berlalu. Itu terbukti di beberapa daerah yang sudah ada yang sembuh, mislanya di Malang, seperti dilansir dari temp.co (29/3), sudah tiga pasien virus corona yang sembuh.

Namun apa yang bisa kita lakukan untuk mendukung paramedis dan juga pemerintah supaya pandemi Covid-19 cepat berlalu. Apakah hanya cukup dengan berempati? Atau diam saja di rumah dan tidak berbuat sesuatu? 

Tentu ada banyak hal yang bisa kita lakukan. Selain mengikuti arahan pemerintah, kita diminta untuk menjadi relawan seperti yang dilakukan para relawan psikoterapis di Bandung yang membuka pendampingan virtual. Atau yang paling sederhana, dengan mendoakan paramedis yang berada di garda paling depan untuk melawan pandemi Covid-19. Hal ini memang kelihatannya sederhana tetapi sebagai orang beriman, kuasa Tuhan itu lebih besar dari segalanya.

Karena itu yang diperlukan dari kita adalah keyakinan bahwa Tuhan mampu  mengatasi situasi kritis ini, melalui paramedis dan juga para relawan. Oleh karena itu, selipkanlah setiap doa-doa kita bagi keselamatan paramedis dan semua relawan yang berjuang melawan virus corona ini, sehingga rutinitas kita bisa kembali sebagaimana mestinya (Albertus Dino)
Previous article
Next article

Leave Comments

Post a Comment

Ads Atas Artikel

Ads Tengah Artikel 1

Ads Tengah Artikel 2

Ads Bawah Artikel