Rindu itu berat tetapi jangan takut, Paskah akan mengobati rindumu

Paskah
Rindu itu berat tetapi jangan takut, Paskah akan mengobati rindumu (foto dari komkat kwi.org)
Quote Amor - Ungkapan Dilan kepada Milea, yang sangat disukai pengagumnya, “rindu itu berat, kamu tak akan kuat, biar aku saja.” Ungkapan Dilan ini menyentuh pengalaman eksistensial setiap manusia.  Kenapa tidak, karena rindu itu selalu muncul dari sebuah perjumpaan dan perjumpaan itu akan membawa orang pada sebuah kenangan, dan dari kenangan itulah yang membuat orang menjadi rindu untuk mengulang kembali kebersamaan yang telah dilewati begitu saja bersama dengan orang yang kita kasihi.

Ya, kita harus akui bahwa perjumpaan selalu meninggalkan penyesalan dan rasa syukur. Menyesal karena telah menyia-nyiakan kesempatan pada waktu kita bersama dengan orang yang kita cintai, tetapi juga bersyukur karena telah berjumpa dan mengalami kehidupan bersamanya. 

Momen-momen seperti inilah yang sering kali dialami orang-orang yang merasa kehilangan akan sosok yang dicintai, yang dikagumi atau yang memberikan inspirasi bagi hidupnya. Dan perasaan inilah yang dialami oleh para Murid ketika Yesus wafat pada Jumat Agung. Mereka merasa kehilangan Yesus dan pengalaman kehilangan itulah yang membuat mereka takut dan merindukan Yesus yang telah meninggalkan mereka. 

Baca juga :
Baru-baru ini juga, satu hari sebelum memasuki Tri Hari Suci, kita mendengarkan berita duka atas meninggalnya musisi tanah air, Glenn Fredly, musisi yang sudah menghasilkan banyak karya di bidangnya dan memberikan kontibusi bagi kemajuan industri musik Indonesia.

Dengan sosoknya yang sederhana dan rendah hati, Glenn Fredly memberikan dirinya untuk membantu banyak orang, tidak hanya sahabat-sahabat musisinya untuk bertumbuh dan berkembang di Industri Musik, tetapi juga, dalam memperjuangkan persoalan-persoalan kemanusiaan, khususnya menyuarakan keprihatinannya yang terjadi pada masyarakat Indonesia Timur. 

Semua pengalaman itu telah melukiskan kenangan indah, yang membuat para sahabat dan kenalannya merasa sangat kehilangan. Hal itu dapat kita saksikan melalui media sosial seperti Twitter, Instagram, Facebook, kanal Youtube, bahkan beberapa stasiun televisi mempersembahkan satu episode khusus untuk memberikan penghormatan terakhir kepadanya dengan membuka kembali klise kenangan dan perjalanan hidup Glenn Fredly selama ini.

Melalui semua postingan itu, mereka mengungkapkan kesan mereka terhadap sosok Glenn sebagai pribadi yang sangat welcome kepada semua orang, pribadi yang selalu peduli kepada yang lain. 

Gambaran kehilangan dan kerinduan seperti inilah yang terjadi pada para murid Yesus ketika Yesus wafat pada hari Jumat Agung. Para murid merasa kehilangan arah bagi perjalanan hidup mereka selanjutnya, atau kepergian Yesus meninggalkan luka dan ketakutan. Hal itu membuat para murid menyembunyikan diri mereka dari orang Farisi dan ahli Taurat. Mereka takut mengalami kematian seperti Yesus.

Namun dalam suasana ketakutan itu, Yesus bangkit dan memberikan semangat dan harapan baru kepada para murid-Nya. Melalui peristiwa kebangkitan itu, para murid mendapatkan kekuatan baru, mengalahkan ketakutan mereka dan berani mewartakan kebangkitan Kristus kepada semua orang. Kebangkitan inilah yang kita rayakan setiap tahun. Yesus telah mengalahkan kematian dan memberikan harapan baru bagi kita bahwa kita akan mendapatkan keselamatan daripada-Nya. Semangat kebangkitan itulah yang harus kita bawa dalam kehidupan kita.

Dengan demikian, kerinduan kita akan Yesus Kristus yang wafat pada Jumat Agung telah terbayar dengan kebangkitan-Nya pada hari Paskah.  Semoga kita mampu menjadi terang Kristus bagi orang-orang yang ada di sekita kita, bagi banyak orang, sehingga kehadiran kita bisa menjadi lilin paskah yang menerangi hati setiap orang.  Selamat damai Paskah untuk kita semua. Haleluya. 

Albertus Dino
Previous article
Next article

Leave Comments

Post a Comment

Ads Atas Artikel

Ads Tengah Artikel 1

Ads Tengah Artikel 2

Ads Bawah Artikel