Kumpulan Puisi Menyambut Paskah

Yulita Gardis SFCS
Kumpulan puisi dalam menyambut Paskah (foto dari pixabay.com)
SALIB

Di kala penghakiman nampak di depan mata
Engkau merenung dalam hati
Apa salah dan dosaku?

Tak ada tangisan yang kudengar
Apa lagi pembelaan,
yang ada hanyalah cemo’ohan
Caci maki bahkan diludahi

Sungguh inilah yang harus kujalani
Disiksa tanpa dosa
Dihina tanpa salah
Dicaci maki tanpa ampun.

“Ya Bapa, kalau boleh
Biarlah Piala ini
Berlalu dari pada-Ku,
Tapi ini bukan kehendak-Ku,
Kehendak-Mulah yang terjadi,”
Ujar-Mu dalam kepasrahan.***


GOLGOTA

Di atas puncak Golgota
Terpampang salib tanpa dosa
Berdiri di antara bumi dan langit
Membentang demi selamatkan yang fana.

Anak manusia rela disiksa tanpa keluh kesa
Berlumur darah dalam penderitaan
Tak ada dendam, tak ada balasan
Hanya lantunan doa yang dipanjatkan.

“YA Bapa ampunilah mereka.
Sebab mereka tidak tahu
apa yang mereka perbuat,”
doa-Nya penuh pengampunan.***


JALAN SALIB

Waktu itu, pukul tiga petang
Engkau tertatih-tatih melewati
lorong sempit yang penuh kerikil.

Engkau dicambuk dan disiksa
Tubuh-Mu yang suci tergores tanpa salah
Engkau rela memanggul salib yang berat
Demi menebus dosa manusia.

Terdengar jeritan tangis,
dari semua yang tak berasa salah
Namun kasih-Mu rela, hingga meluap
demi sinarkan jiwa-raga

“Jangan tangisi Aku, tetapi tangisilah dirimu dan anak-anakmu,”
Ujar petuah-Mu bagi wajah yang suka tersembunyi di balik topeng.***


PASKAH

Wahai anak manusia, sorakkanlah Haleluya
Sebab Anak Manusia yang mati
Sudah bangkit

Mari sujud dan menyembah
Dialah Mesias, Sang Juru Selamat kita
Agungkan nama-Nya dan wartakanlah kabar sukacita
Bagi mereka yang percaya pada-Nya.***

Kumpulan puisi Yulita Gardis SFSC
Previous article
Next article

Leave Comments

Post a Comment

Ads Atas Artikel

Ads Tengah Artikel 1

Ads Tengah Artikel 2

Ads Bawah Artikel